Menurut SNI 03-2847-2002 pasal 3.13 mendefinisikan beton bertulang adalah beton yang ditulangi dengan luas dan jumlah tulangan yang tidak kurang dari nilai minimum yang disyaratkan dengan atau tanpa prategang, dan direncanakan berdasarkan asumsi bahwa kedua bahan tersebut bekerja sama dalam memikul gaya-gaya.
Memberikan pemahaman mengenai cara merencanakan, membangun dan memelihara infrastruktur jalan agar kuat menahan beban kendaraan, sesuai dengan aturan dan pedoman jalan yang berlaku
Beton prategang adalah jenis beton dimana tulangan bajanya ditarik/ditegangkan terhadap betonnya. Penarikan ini menghasilkan sistem keseimbangan pada tegangan dalam (tarik pada baja dan tekan pada beton) yang meningkatkan kemampuan beton menahan beban luar.
Mata Konstruksi Kayu bertujuan agar mahasiswa mampu memahami sifat material kayu, menganalisis, dan merencanakan elemen-elemen struktur serta sambungan kayu sesuai dengan kaidah teknis dan standar yang berlaku (misalnya, SNI Konstruksi Kayu).